AI & ML
Machine Learning di Edge Device: TinyML dengan Arduino Nano 33 BLE
Dewi Lestari
2025-02-03
6 Menit Baca
TinyML (Tiny Machine Learning) memungkinkan menjalankan model AI langsung pada mikrokontroler dengan resource terbatas, menghilangkan kebutuhan koneksi cloud. Arduino Nano 33 BLE Sense adalah platform ideal dengan ARM Cortex-M4 64MHz, 256KB RAM, dan sensor onboard: IMU 9-axis, microphone, gesture sensor, proximity sensor, barometric pressure, temperature, dan humidity. Workflow TinyML: kumpulkan data training, latih model dengan TensorFlow/Keras, konversi ke TensorFlow Lite, quantize model untuk mengurangi ukuran (int8), dan deploy ke Arduino menggunakan library TensorFlow Lite for Microcontrollers. Model dapat melakukan inferensi dengan latency <100ms dan konsumsi daya ~6mA aktif. Aplikasi praktis: gesture recognition (kontrol tanpa sentuh), keyword spotting (voice commands), anomaly detection (predictive maintenance), human activity recognition, dan sensor fusion. Contoh project: klasifikasi gerakan tangan dengan akurasi >95% menggunakan IMU, model hanya 20KB. Tools seperti Edge Impulse menyederhanakan pipeline dari data collection hingga deployment. Keterbatasan: model harus sederhana (KNN, decision trees, small neural networks), akurasi sedikit lebih rendah dari server-based ML, dan memerlukan optimasi agresif. TinyML membuka peluang AI privacy-preserving karena data tidak perlu dikirim ke cloud.
Butuh Solusi IoT atau Smart Sensor?
Tim ahli teknis kami siap memberikan konsultasi gratis untuk proyek Anda.
Hubungi Kami